Kalkulator Gaji Bersih & PPh 21

Gaji di slip Rp 10 juta, tapi yang masuk rekening kok kurang? Hitung take home pay setelah PPh 21 progresif sesuai status PTKP kamu — lengkap dengan rincian biaya jabatan dan PKP.

Simulasi Gaji Bersih

Rp

Gaji pokok + tunjangan tetap yang kena pajak.

Hasil Perhitungan

Gaji bersih per bulan (take home pay)
Rp 0
Gaji bruto per tahunRp 0
Biaya jabatan (5%, maks Rp 6 jt/thn)Rp 0
Penghasilan Kena Pajak (PKP)Rp 0
PPh 21 per tahunRp 0
PPh 21 per bulanRp 0
Tarif efektif0%

Metode progresif tahunan yang disederhanakan (tanpa iuran pensiun/JHT). Sejak 2024, pemotongan bulanan perusahaan memakai Tarif Efektif Rata-rata (TER) — hasil akhir tahunannya tetap direkonsiliasi dengan tarif progresif ini.

Kenapa Gaji di Slip Beda dengan yang Masuk Rekening

Selisihnya adalah PPh 21 — pajak penghasilan yang dipotong perusahaan langsung dari gajimu setiap bulan. Besarnya nggak flat, tapi mengikuti tarif progresif: makin besar penghasilan kena pajakmu, makin besar persentase yang dipotong. Makanya dua orang dengan gaji bruto sama bisa punya take home pay beda kalau status PTKP-nya beda.

Cara Menghitung PPh 21: 4 Langkah

  1. Hitung penghasilan bruto setahun — gaji per bulan × 12 (termasuk tunjangan tetap, THR, dan bonus yang kena pajak).
  2. Kurangi biaya jabatan — 5% dari bruto, maksimal Rp 500 ribu/bulan (Rp 6 juta/tahun). Ini "diskon" otomatis dari negara.
  3. Kurangi PTKP — Penghasilan Tidak Kena Pajak sesuai statusmu. TK/0 = Rp 54 juta/tahun, K/3 = Rp 72 juta/tahun. Hasilnya disebut PKP (Penghasilan Kena Pajak).
  4. Terapkan tarif progresif Pasal 17 UU HPP secara berlapis pada PKP.

Tarif Progresif PPh 21 (UU HPP)

Lapisan PKPTarif
sampai Rp 60 juta5%
Rp 60 – 250 juta15%
Rp 250 – 500 juta25%
Rp 500 juta – 5 miliar30%
di atas Rp 5 miliar35%
Contoh konkret

Andi, lajang (TK/0), gaji bruto Rp 10 juta/bulan.

Bruto setahun = Rp 120 juta. Biaya jabatan = 5% × Rp 120 juta = Rp 6 juta (pas di batas maksimal). Penghasilan neto = Rp 114 juta. PKP = Rp 114 juta − Rp 54 juta (PTKP) = Rp 60 juta.

PPh 21 = 5% × Rp 60 juta = Rp 3 juta/tahun = Rp 250 ribu/bulan. Take home pay Andi ≈ Rp 9.750.000/bulan.

Kalau Andi sudah menikah dengan 1 anak (K/1, PTKP Rp 63 juta): PKP = Rp 51 juta → PPh = Rp 2.550.000/tahun → Rp 212.500/bulan. Selisih status PTKP menghemat Rp 37.500/bulan.

Catatan tentang TER (Tarif Efektif Rata-rata)

Sejak Januari 2024, perusahaan memotong PPh 21 bulanan memakai TER — tarif flat berdasarkan golongan gaji (misal 0%, 0,25%, … 34%) — supaya potongan tiap bulan stabil. Tapi di akhir tahun (atau saat pegawai resign), perusahaan wajib rekonsiliasi memakai tarif progresif seperti di kalkulator ini. Jadi angka progresif inilah yang menentukan total pajak tahunanmu yang sebenarnya; TER hanya cara mencicilnya per bulan.

Tips Praktis

  • Pastikan status PTKP-mu benar di HRD. Sudah menikah tapi masih tercatat TK/0? Kamu bayar pajak lebih besar dari seharusnya. Update segera.
  • Simpan bukti potong 1721-A1 dari perusahaan — wajib untuk lapor SPT tahunan.
  • THR dan bonus ikut kena pajak. Jangan kaget kalau THR yang cair lebih kecil dari gaji — potongannya dihitung progresif atas total penghasilan tahunan.
  • Punya penghasilan freelance di samping gaji? Itu dilaporkan terpisah di SPT dan bisa menambah lapisan tarif progresifmu.

Disclaimer: simulasi edukasi dengan metode progresif yang disederhanakan. Untuk perhitungan resmi, konsultasikan dengan konsultan pajak.

Pertanyaan Umum tentang PPh 21

Bagaimana cara menghitung PPh 21 gaji karyawan?

Urutannya: (1) totalkan penghasilan bruto setahun, (2) kurangi biaya jabatan 5% (maks Rp 6 juta/tahun), (3) kurangi PTKP sesuai status untuk dapat PKP, (4) kalikan PKP dengan tarif progresif 5%/15%/25%/30%/35% secara berlapis. Kalkulator di atas mengotomatiskan semuanya.

Berapa PTKP untuk karyawan lajang (TK/0)?

TK/0 (tidak kawin tanpa tanggungan) = Rp 54 juta/tahun. K/0 = Rp 58,5 juta, K/1 = Rp 63 juta, K/2 = Rp 67,5 juta, K/3 = Rp 72 juta. Semakin besar PTKP, semakin kecil PKP dan pajaknya.

Apa itu biaya jabatan dalam PPh 21?

Biaya jabatan adalah pengurang otomatis sebesar 5% dari penghasilan bruto, maksimal Rp 500 ribu per bulan atau Rp 6 juta per tahun. Berlaku untuk pegawai tetap.

Apa bedanya TER dengan tarif progresif?

TER (Tarif Efektif Rata-rata) adalah tarif flat per golongan gaji yang dipakai perusahaan untuk memotong PPh 21 tiap bulan sejak 2024 agar potongannya stabil. Tarif progresif dipakai saat rekonsiliasi akhir tahun untuk menentukan total pajak tahunan yang sebenarnya.

Gaji 10 juta per bulan kena PPh 21 berapa?

Dengan status TK/0: PKP = Rp 60 juta → PPh 21 = Rp 3 juta/tahun atau Rp 250 ribu/bulan, sehingga gaji bersih ≈ Rp 9,75 juta/bulan. Dengan status K/1 pajaknya turun ke Rp 212.500/bulan.